5+ Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang Yang Bagus


Kabupaten Jombang, Jawa Timur dikenal memiliki banyak pesantren. Dari kota inilah pendiri organisasi NU berasal, yakni KH. Hasyim Asy’ari. Pondok pesantrean di Jombang banyak yang sudah terbilang bisar dan menerima santri dari seluruh Indonesia. Bahkan salah satu tokoh pesantren di wilayah ini pernah menjadi pemimpin di Indonesia, salah satu diantaranya adalah Gus Dur.

Pesantren di Jombang


Nnama pondok pesantren di Jawa Timur, khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Jombang ini adalah yang memiliki pendidikan kental dengan nuansa salafiah atau bahkan modern yang tersebar di berbagai wilayah yang ada.

Daftar Nama Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang


Berikut inilah daftar nama-nama pondok pesantren yang ada di Jombang, Jawa Timur. Yang tentusaja bisa menjadi salah satu pilihan, antara lain;

Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif

Beralamat di Jalan KH. Bisri Syansuri, Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Perintisnya adalah KH. Bisri Syansuri, dan didirikan pada tahun 1917. Mulanya pondok pesantren ini hanya dikhususkan untuk laki-laki. Kemudian memasuki tahun 1921, pondok juga dibuka untuk santri perempuan.

Begitu memasuki tahun 1923, didirikan Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Huda. Sebagai pendidikan lanjutan, tahun 1925 dibuka Madrasah Tsanawiyah untuk santri putra, dan untuk santri putri pada 1958. Pondok pesantren terus bekembang dengan membuka Madrasah Aliyah di tahun 1962. Keduanya berubah menjadi madrasah negeri pada tahun 1969.

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum nasional dipadu dengan kurikulum pesantren. Jika Anda mencari SMK, pondok pesantren ini juga memiliki SMK Bisri Syansuri yang didirikan sejak 1999. Bukan hanya itu, pondok ini juga memiliki Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan Lembaga Bahasa Arab dan Inggris (LBAI).

Pondok Pesantren Tebuireng

Beralamat di Jalan Irian Jaya Nomor 10, Cukir, Jombang, Jawa Timur. Pondok Pesantren Tebuireng bukan hanya terkenal di Jombang atau di Pulau Jawa, melainkan juga nyaris di seluruh wilayah Indonesia.

Didirikan oleh kakek dari Presiden Ke-4 RI, yakni KH. Hasyim Asy’ari pada tahun 1899. Pondok pesantren ini terbilang modern, karena memadukan kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional. Kontribusinya sendiri untuk pendidikan Islam di Indonesia terbilang besar.

Untuk pengajaran pesantrennya sendiri digunakan metode sorogan. Metode sorogan, maksudnya guru atau kiai membacakan kitab, sedangkan santri mendengarkan dengan memberi makna pada kitab tersebut. Kenaikan tingkat pendidikan diukur dari pergantian kitab yang dikaji oleh santri.

Pondok Pesantren Darul ‘Ulum

Pondok ini berlokasi di Desa Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Pendirinya adalah KH. Tamim Irsyad, dan didirikan pada tahun 1885.

Nama pondok ini memiliki arti gudang ilmu. Hingga saat ini, santri yang mengaji ilmu di pondok tersebut mencapai 5000 orang. Setiap tahun santri yang datang semakin beragam, dari berbagai penjuru Indonesia. Oleh karena itu, pondok telah beberapa kali membuat kebijakan terkait sistem pendidikan yang digunakan.

Untuk metode pendidikan pesantren, digunakan metode sorogan atau metode weton. Selain itu, di pondok juga terdapat madrasah hingga perguruan tinggi.

Pondok Pesantren Bahrul Ulum

Daftar nama pondok pesantren di Kabupaten Jombang selanjutnya adalah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras. Alamatnya berada di Jalan KH. Wahab Hasbullah, Tambak Rejo, Jombang, Jawa Timur.

Pondok ini termasuk salah satu yang terbesar di Provinsi Jawa Timur. Terus berkembang menyesuaikan dinamika zaman, namu tetap berpegang pada prinsip Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah ala organisasi NU.

Untuk menyesuaikan dengan pendidikan nasional, di sini dibangun 18 unit pendidikan formal yang terdiri dari PAUD hingga perguruan tinggi. Pondok juga menjalin kerja sama yang baik dengan perguruan tinggi Islam yang berada di wilayah Timur Tengah.

Pondok Pesantren Al-Munawaroh

Pondok pesantren ini berlokasi di Dusun Ngempak, Desa Ngudirejo, Diwek, Jombang, Jawa Timur. Dibanding pondok-pondok sebelumnya, Pondok Pesantren Al-Munawaroh Jombang terbilang baru. Didirikan pada tahun 1997 atas prakarsa dari beberapa kiai yang berada di Provinsi Jawa Timur. Saat ini pengasuhnya adalah Dr. KH. Mohammad Farid Zaini.

Sistem pendidikannya memadukan kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional. Program pendidikan terbagi atas 3 program besar, yaitu tahfiz Al-Quran, bahasa, dan kajian kitab-kitab kuning.

Seperti banyak pesantren lain, bahasa yang digunakan selain bahasa Indonesia adalah bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kitab kuning yang dikaji terdiri dari berbagai disiplin ilmu, yakni tafsir, fiqih, hadits, tauhid, ushul fiqih, tarikh, nahwu, shorof, dan akhlaq.

Untuk menyesuaikan dengan pendidikan nasional, di sini sudah terdapat MTs Plus Al Munawaroh dan MA Terpadu Al Munawaroh. Selain itu untuk pengajaran ilmu keagamaan disampaikan melalui pengajian umum. Pesantren Al Munawaroh juga menyediakan beasiswa untuk santrinya yang berprestasi.

Sebenarnya ada lebih banyak lagi daftar nama pondok pesantren di Kabupaten Jombang. Namun lima pesantren di atas terbilang yang cukup besar di kota santri tersebut. Semoga saja melalui artikel ini memberikan informasi kepada segenap pembaca. Trimakasih,

Belum ada Komentar untuk "5+ Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang Yang Bagus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel